Puisi Ahmad Gazali
AIR COMBERAN
air comberan mengalir dalam pipa ledeng hutan beton ibu kota, nafas sesak pewaris penjajah memadamkan api keberingasan menjilat muka sendiri,lidah panjang dijulurkan menjilat keringat petani, tanahnya
dikuasai atasnama mensejahterakannya, atas nama negara berdaulat, beradab dan terhormat.
air mengalir keruh dari hulu dan debu mengendap di kalbu membekukan darah bahasa maya manakala rinduku rindu meleleh sampai muara tanah tumpah bayi yang akan datang, sepeninggalan moyang tatakala alif ba ta
air comberan, udara bertuba merasuki sum-sum tulang tanaman para nestapa, yatim piatu terbiarkan melata menatap langit diantara orang-orang telungkup memegang kemaluan menggali kubur sendiri untuk yang dicinta sembari menepuk dada.
air comberan kau beri minum anak-anak gembalamu, untuk memenuhi hasrat kekuasaanmu melewati tuhan di kakimu
air comberan darah dan tulang serta mendaging-darah dalam aortamu
air comberan mengalir dalam pipa ledeng hutan beton ibu kota
atas nama kerongkongan lidah panjang jilati semaunya.?
Padang, 21 Januari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar