Kamis, 09 Februari 2012

SEPASANG MERPATI

    • Umat Islam tengah kehausan, yang didalam (InsyanulkamiL) tengah menjerit. Takuruang nak dilua, tahimpik nak diateh). Kalau kita mandi dua sekali sehari, diberi sabun, shampo, minyak harum. Yang di dalam juga minta diperlakukan demikian. Billa tidak, berarti kita tidak adil pada diri sendiri. Kalau pada diri sendiri tidak adil maka akan lebih tidak adil minta orang lain adil pada kita.

      Andaikata, si x kehilangan telur sepuluh dan induk ayam se-ekor. si y lewat didepan rumah x dari pasar membawa induk ayam seekor dan telur sepuluh biji. tetangga sudah mendengar si x kehilangan. oleh x dan tetangga tadi langsung merampas bawaan si y tadi serta mengeroyok. si y babak belur dihajar.

      setelah disidang-adatkan : si x betul kehilangan seekor induk ayam dan telur 10 biji. Ayam yang dibawa si y betul milik si x dan si y betul membeli ayam dan telur di pasar. kebetulan si y kenal siapa yang menjual ayam dan telur 10 tersebut. tapi apa hendak dikata, si y sudah babak belur. dan si x dan tetangga sudah terlanjut menghajar si y.

      mendengar cerita malin kundang, sewaktu kecil, kita anggap dongeng semata. setelah remaja, kita tahu melawan pada ibu. setelah dewasa, kita tahu cerita yang sama adalah melawan kepada ibu bapak, guru, bundo kanduang, para aulia lainnya, para nabi, Rasul Allah, akhirnya mambalakang ka langik/bangkang atau tidak mengikuti apa yang diperintahkan oleh Allah Swt.

      khabar (kaba) minangkabau berasal dari surau lalu turun ke halaman. di langik tabarito, di bumi jadi kaba. jadi ada proses transformasi dari bahasa langit (al qura'n) ke bahasa masyarakat.kaba mengandung nilai-nilai ajaran agama Islam. kaba salah satu alat dakwah.

      bila kita sembelih ayam, sesuai rukun dan syarat, sudah hala/syah untuk dimakan. kenyataannya harus dibersihkan dulu, dipotong-potong, diberi bumbu dan dan dimasak, baru boleh dimakan.begitu pula memahami bahas langit, bahasa al qur'an adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi super canggih.

      barakik-rakik ka hulu (1), baranang-ranang ka tapian (2)
      basakik-sakik malah daulu (3), basanang-sanang kudian (4).
      orang kebanyakan akan mangakatan isi yang 3 dan 4
      orang arif bijaksana akan berpendapat isi 1 dan 2

      takilek ikan dalam lubuak, lah tantu jantan batinonyo (orang arif)
      takileh ikan dalam lubuak, jalo tibo (orang bijaksana)

      Orang bijaksana akan mengatakan, yang isi itu adalah barakik-rakik ka hulu, sebab barakik ka hulu menyonsong/ mendaki air dan di hulu yang dicari air yang jernih. Orang sufi meminum air putih dalam cangkir putih. dalam dunia pewayngan yang dicari rahwana : cupu manik astaghina/air hikmah/air kehidupan.

      ctt: cari buku :mukjizat air/ keajaiban air yang dikarang orang Jepang, sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia.

  • 1 Februari
    Ahmad Gazali
  • Tidak ada komentar:

    Posting Komentar