- jaga diri,keluarga, kaum, bangsa dan negara. Disinilah perlunya benteng diri, keluarga dst.
yang terjadi ditengah masyarakat kini adalah kemiskinan iman atau krisis kemimanan. miskin iman, miskin kata yang benar, miskin perbuatan dan meiskin pilihan berlanjut kepada miskin ilmu, miskin harta. akhirnya menjadi yatim piatu. yatim piatu tidak saja orang yang tidak ada lagi ibu bapanya, lebih luas, tidak memiliki imajinasi, ada lagi piatu dalam mental. kematian banyak lagi: mati akal, cerdik mulut, mati hati. ada orang yang kelihatannya cerdas, tapi kejam dan jahat.
oleh karena itu kita diminta berprasangka baik kepada siapapun, apapun kecuali sudah ada indikasi atau tanda kejahatan akan dilancarkan. hati-hatilah.
Kesemuanya ini dikatakan krisis kemanusiaan, dekadensi moral.negeri kita sudah sampai ketingkat parah sudah stadium sekian. ibarat tanaman kambiumnya sudah tak tertolong lagi.
Untuk melahirkan ilmu-ilmu baru, munculkan teori gen, adanya perkawinan antara ilmu-ilmu lama (theosofi-tradisional )dengan ilmu-ilmu modern seperti yang tengah kita pelajari di perguruan tinggi dewasa ini.Bila belajar ilmu-ilmu tradisi saja atau ilmu modern saja akan melahirkan ilmuan fotocopy, hafis petatah-petitih. kebanyakan apa yang diucapkan tidak dimengerti oleh yang mengucapkan karena dia adalah robot.
Kesarjanaan artinya menurut Aristoteles untuk kita jadi bijaksana (wisdom).
Kriteria orang Minang :
- ka langik saligi jantan
- ka lauwk nangkodo baha
- ka daraik sutan palangga
- dirumah sutan sabirullah
- duduk dibatu hamparan putiah.
Metodologi buah kelapa :
- sabuik manyabuik marapuang
- tibo nan kareh badangkang
- sampai di aia nan janiah
- nan putiah dikukua (kukuran-qur'an)
- diperas jadi santan-
- disinggang jo api (ditempa)
- jadi minyak
- dibuang tai minyak.
- inti minyak
- dibalik minyak ada rahasia.
Orang Minang melahirkan :
- ahlul ish , ahli kerinduan
- ahlul kias atau ahli tafsir
-ahlul ada, ahli melatakkan agama dalam kehidupan
ahlul is jatuh kepada alim ulama, ahlul kias jatuh kepada niniek mamak dan ahlul adat jatuh kepada cadian pandai.
Niniek mamak= ahli kias= sumber kapital dari qarun
Cadiak pandai= ahli adat= teknokrat dari ba'alam
Alim ulam= ahli kerinduan kepada Sang Khalik, pemimpin dari fira'un
Naik hajii ke Mekkah melempar 3 jumrah : menmgingatkan kita pada Fira'un, yang tidak boleh ditiru Firaun mengaku dirinya tuhan
Qarun besar atau jumlah kunci hartanya sebesar bukit Tursina dan Ba'aklam karena hebatnya sesat Musa 40 tahun. Kata Jibril : Hai Musa engkau telah sesat 40 tahun, ingat ummatmu.
Setaip kurun atau zaman Allah Swt tetap menghadirkan contoh-contoh Fiara'un, Qarun dan Ba'lam dalam kehidupan.
Konfederasi 3 atau 4 nagari di Minangkabau seperti al : Sungai Tarap Tanah Datar konfederasi 3 nagari memiliki rumah gadang baanjuang dan memiliki 3 surau tepi air. surau 1 melahirkan ahlu ish, surau 2 melahirkan ahlul kias dan surau 3 melahirkan ahlul adat. tapi aia = ditepi ilmu.
Ari Nur Pradina
27 Januari
Ari Nur Pradina
apa landasan bg mengatakan cinta kepada lawan jenis adalah modal utama untuk mencintai orang tua sampai Allah SWT.
Ahmad Gazali
27 Januari
Ahmad Gazali
cinta itu adalah nafsu. nafsu bukan untuk dihabisi tapi dikendalikan.nafsu juga berguna untuk manusia melanjutkan generasi. nafsu ada 13 macam. nafsu untuk bisa berkomunikasi dengan Sang Khalik adalah nafsun muthma'innah, nafsu atau jiwa yang tenang. pelajari bermacam-macm nafsu.bagaimana mengendalikan nafsu. secara gariis besar ad nafsu jahat dan nafsu baik.nafsu-nafsu jahat hanya bisa dikekang dengan adat dan agam
1 Februari
Ahmad Gazali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar